This is featured post 1 title
Kegiatan belajar akan menarik saat siswa dan guru saling bertatap secara langsung dan memberikan materi dengan demosntrasi
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Rabu, 27 Mei 2015
18.57
Unknown
Pilihan Ganda !
1. Sifat partikel suatu sistem koloid
2. Salah satu contoh sistem koloid yang fase
terdispersinya padat dan medium pendispersinya gas…
3. Cat dan lem merupakan contoh sistem koloid
…
4. Paduan logam merupakan contoh dari …
5. Sol perak klorida dalam air
6. Pemberian tawas pada proses penjernihan
air bertujuan untuk ….
7. Kelebihan elektrolit dalam sistem koloid
biasanya dihilangkan dengan cara …
8. Elektrolisis dibuat dengan menambahkan
akuades pada endapan perak klorida. Cara
seperti itu disebut
9. Diantara zat berikut yang termasuk aerosol
adalah …
10. Sistem koloid yang pertikel-partikelnya
tidak menarik pertikel molekul pelarutnya adalah …
11. Margarin adalah suatu emulsi dari …
12. Proses elektrolisis yang dilakukan
terhadap larutan koloid bertujuan untuk …
13. Pengertian asam kuat yang paling tepat
adalah …
14. Tetapan disosiasi (Ka) suatu asam lemah
berbasa satu adalah 10-7, larutan 0,1 M asam ini mempunyai pH …
15. Derajat keasaman 200 mL larutan NH3 0,4 M
(Kb NH3 = 10-5) adalah …
16. Besar pH dari larutan 0,02 M Ba(OH)2
adalah …
17. Larutan basa lemah 0,01 M mempunyai pH =
9. Derajat ionisasi basa tersebut adalah …
Jawablah Pertanyaan di bawah ini!
1. Sebutkan ciri-ciri sistem koloid ?
2. Awan termasuk dalam sistem koloid jenis
apa? Tentukan zat yang terdispersi dalam medium pendispersinya ?
3. Hitunglah pH dari larutan H2SO4
0,005 M?
4. Hitunglah pH dari larutan asam forniat
0,01 M dengan Ka = 1,96 10-4
?
5. Hitunglah pH dari larutan 3,7 gram Ca(OH)2
dalam 10 L air (Ar : H=1, Ca= 40 dan O =16) ?
Selasa, 26 Mei 2015
21.10
Unknown
FISIKA KELAS X
BAB IV
GERAK MELINGKAR
BERATURAN

Rolling coaster yang ada di
dunia wisata anak merupakan hiburan yang memberikan tantangan keberanian. Pernahkah kamu menaikinya? Mungkin pada saat kamu
berwisata ke Jakarta
senpat menaikinya. Rolling coaster memanfaatkan gerak melingkar dengan berputar
pada poros lingkaran akibat perubahan energi potensial menjadi energi kinetik
yang memberi kelajuan cukup untuk melakukan putaran.
Penumpang diajak berputar dari satu titik bergerak memutar hingga sampai ke
titik akhir. Banyaknya putaran tiap waktu itu disebut frekuensi. Pada bab ini
akan membahas gerak melingkar dengan meninjau besaran-besaran yang menyertai
gerak melingkar tersebut. Misalnya kecepatan gerak melingkar, percepatannya,
frekuensinya, sudut tempuhnya dan sebagainya. Gerak melingkar banyak dilakukan
pada peralatan-peralatan seperti gerinda, blender, mixer, kipas, bor dan
lain-lain peralatan dalam kehidupan
sehari-hari, sehingga pantas untuk dikaji lebih mendalam.
Peta Konsep Bab 4
Kata
Kunci (Key-words)
·
Frekuensi
·
Gerak
Melingkar
·
Gerak
Melingkar Beraturan
·
Gerak
Melingkar Berubah Beraturan
·
Gaya Sentripetal
·
Jarak
Tempuh
·
Kecepatan
Anguler
·
Kecepatan
Linier
·
Percepatan
Anguler
·
Percepatan Linier
·
Percepatan
Sentripetal
·
Periode
·
Pesawat
Sentrifugal
·
Radian
·
Sudut
Tempuh
Daftar
Konstanta
Cepat rambat cahaya c 3,00 x 108
m/s
Konstanta Coulomb k 8,99 x 109
N.m2/C2
Konstanta gas umum R 8,314 J/K.mol
Konstanta gravitasi umum G 6,67 x 10-11
N.m/kg2
Muatan elektron e 1,60 x 10-19
C
Massa elektron m 9,1 x 10-31
kg
BAB IV
GERAK MELINGKAR BERATURAN
![]() ![]() |
![]() |
Para pembalap sepeda yang
bertanding di stadion menempuh lintasan melingkar. Bila mereka harus menempuh
lima lap mereka harus melakukan lima kali gerak melingkar.
Dalam sebuah atom hidrogen
terdiri dari sebuah proton berada di inti atom dan sebuah elektron yang
mengorbitnya. Elektron mengorbit proton dalam jari-jari orbit atom hidrogen. Elektron mempertahankan
geraknya dengan kecepatan tertentu hingga
menimbulkan percepatan sentripetal arah ke pusat lingkaran. Gaya
setripetal yang terjadi setara dengan gaya tarik antara proton dengan elektron.
Adanya baling-baling yang
bergerak melingkar pada pesawat helikopter dapat mengangkat pesawat secara
vertikal. Baling-baling pesawat
mempertahankan gerak melingkar beraturan
selama pesawat helikopter tetap mengangkasa.
|
Pembelajaran ini bertujuan :
·
Merumuskan gerak melingkar beraturan
secara kuantitatif
·
Merumuskan gerak melingkar berubah
beraturan
|

A. Gerak Melingkar Beraturan
Berbagai macam benda-benda yang melakukan gerak dalam orbit lintasan
melingkar. Roda kendaraan, komedi putar di pekan raya menunjukkan gerak melingkar. Gerak melingkar dengan
kelajuan sudut konstan dinamakan gerak melingkar beraturan.
Suatu benda yang bergerak mengelilingi sumbu dalam lintasan
melingkar disebut gerak melingkar.
Elektron dalam atom dimodelkan melakukan gerak melingkar mengelilingi
inti atom. Benda-benda angkasa seperti bulan juga melakukan gerak melingkar
mengelilingi bumi. Bumipun melakukan gerak melingkar mengelilingi matahari.
Pada salah satu rukun haji, yaitu thowaf, para jamaah haji melakukan gerak
melingkar mengelilingi ka’bah.
Gambar 1.
Komedi putar di pekan raya melakukan gerak melingkar.

Ketika memahami gerak melingkar akan menemukan sudut yang
dibentuk oleh vektor jari-jari yang menghubungkan dua posisi benda yang berbeda dalam lintasan melingkar itu.
s
= q r
Gambar
2. Menggambarkan gerak melingkar, sudut yang dibentuk oleh vektor jari-jari.
Satu radian adalah satuan sudut yang setara dengan 57,3o.
Dalam
geometri berbagai satuan digunakan untuk menyatakan pengukuran sudut. Misalnya
derajad (°), yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 360°. Satuan lain
adalah radian, yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 2p radian, sehingga
dapat dikatakan bahwa 360°setara dengan 2p radian.
Hubungan
antara sudut tempuh q dengan busur lingkaran yang ditempuh s adalah ,
jika sudut tempuh satu putaran 2p radian
maka panjang busur yang ditempuh adalah
keliling lingkaran = 2p r (r = jari-jari
lingkaran).
jika sudut tempuh satu putaran q radian
maka panjang busur lingkaran yang
ditempuh adalah = s.
Dengan
demikian 2p/q = 2p r/s
atau 2p .s
= 2p r. q
sehingga s
= r. q
Satuan
radian lebih banyak digunakan dalam pembahasan gerak melingkar.
1. Periode dan Frekuensi
Waktu yang diperlukan benda untuk
melakukan satu kali putaran penuh dinamakan periode dan dilambangkan dengan T.
Atau
dinyatakan dengan T = 
Satuan
periode adalah sekon atau detik. Sedangkan jumlah putaran yang dilakukan benda
dalam satuan waktu disebut frekuensi, dan dilambangkan dengan f. Dengan demikian dapat dirumuskan sebagai
berikut.
f = 
Satuan
frekuensi adalah cyclus per second (cps) atau 1/s atau s-1,dan
sering juga menggunakan Hertz (Hz).
Periode
dan frekuensi berhubungan satu sama lain. Hubungan antara periode dan frekuensi
sebagai berikut.
T =
atau
f = 
2. Kecepatan Anguler dan Kecepatan Tangensial
Benda yang bergerak dalam lintasan
melingkar menempuh busur lingkaran Ds dalam selang
waktu tertentu Dt. Bila perubahan busur lingkaran yang ditempuh sama tiap selang waktu yang sama,
maka gerak melingkar semacam ini disebut gerak melingkar beraturan.
Kelajuan
tangensial (besar dari kecepatan tangensial ) atau sering disebut dengan
kelajuan linier dirumuskan dengan :
v =
Arah
vektor kecepatan tangensial selalu tegak lurus dengan arah vektor jari-jari
dengan arah gerak benda
Jika Ds adalah keliling lintasan yang ditempuh benda
dalam satu periode waktu maka
Ds = 2p r dan (Dt =T) sehingga kelajuan tangensial dirumuskan
menjadi :
v = 
Substitusikan T =
ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh persamaan
sebagai berikut.
v = 2p r f
v


Gambar
3. Gerak melingkar memiliki dua kecepatan yaitu kecepatan tangensial dan
kecepatan anguler.
Sudut
yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu dinamakan kelajuan anguler atau
kecepatan sudut benda dan pada gerak melingkar beraturan selalu sama dalam
selang waktu yang sama, sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut.
w =
Apabila
sudut yang ditempuh benda dalam satu periode waktu Dt = T adalah Dq = 2p radian, maka kelajuan anguler dalam gerak
melingkar beraturan dirumuskan;
w =

Tempatkan T =
ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh hubungan
antara kelajuan anguler dengan frekuensi sebagai berikut.
w = 2p f
Menurut Alonso dan Finn,
kecepatan sudut dapat dinyatakan sebagai besaran vektor, yang arahnya tegak
lurus pada bidang gerak, dengan arah yang ditunjukkan oleh ibu jari tangan
kanan jika jari-jari tangan menunjuk ke arah gerak partikel.
Gambar
4. Arah vektor kecepatan sudut
Hubungan
antara kelajuan tangensial dengan kelajuan anguler dapat ditentukan dari;
Persamaan
hubungan antara kelajuan tangensial dengan
kelajuan anguler tersebut dapat lebih disederhanakan menjadi sebagai berikut.
v
= w.r
3. Percepatan Anguler dan Percepatan Tangensial
Dalam gerak melingkar beraturan selalu
memiliki kelajuan anguler konstan. Perubahan kecepatan anguler tiap satuan
waktu dinamakan dengan percepatan anguler.
a = 
Karena Dw gerak melingkar
beraturan sama dengan nol maka a = 0. Percepatan anguler tidak nol melainkan
konstan yaitu pada gerak melingkar berubah beraturan
Percepatan
linier atau tangensial diperoleh dengan membagi perubahan kecepatan linier
dengan selang waktu.
a
= 
Pada gerak melingkar beraturan Dv = 0 sehingga
diperoleh a = 0. Sedangkan pada gerak melingkar beraturan nilai a =
konstan.
Contoh
Soal
1.
Sebuah roda berbentuk cakram
homogen berputar 7.200 rpm. Hitunglah kecepatan linier sebuah titik yang berada
20 cm dari sumbu putarnya.
Diketahui :
w = 7.200 rpm = 7.200 x
= 240 rad/s
r = 20 cm = 0,2 m
Ditanya : v =…?
Jawab : v = w.r
v
= 240x 0,2 = 48 m/s
2.
Suatu titik materi bergerak
melingkar beraturan. Dua detik yang pertama menempuh busur sepanjang 40 cm,
Bila jari-jari lingkaran 5 cm, maka :
a.
Tentukan kelajuan liniernya.
b.
Tentukan kelajuan angulernya.
c.
Dispacement angulernya ( sudut
pusat yang ditempuh )
Diketahui
: t
= 2 s
s = 40 cm = 0,4 m
r = 5 cm = 0,05 m
Ditanya : a. v =…?
b. w = …?
c. q =….?
Jawab : a. v = 
v =
= 0,2 m/s
b.
w =
=
= 4 rad/s
c. q =
=
= 8 rad atau q = w. t = 4 x 2 = 8 rad
Tugas
Kerjakan penyelesaian persoalan berikut di buku
tugasmu!
1. Drum mesin cuci berputar 1200 putaran dalam 1 menit.
a.
Berapa periode dan frekuensi drum?
b.
Berapa kelajuan anguler drum?
c. Jika
diameter drum adalah 40 cm, berapakah kelajuan tangensial suatu titik di
permukaan drum?
2. Pada suatu saat kelajuan anguler sebuah keping CD yang
berdiameter 12 cm adalah 314 rad/s.
a.
Berapa frekuensi dan periodenya?
b.
Tentukan kelajuan tangensial suatu titik yang berjarak 3 cm dan 6 cm dari pusat
keping CD.
3. Sebuah sepeda dikendarai pada kecepatan 8 m/s sepanjang
lintasan melingkar yang mempunyai radius 40 m. Jari-jari roda sepeda adalah 2/p m, tentukan;
a. kecepatan
anguler sepeda,
b. kecepatan
anguler roda sepeda
4. Percepatan Sentripetal
Jika suatu benda yang mengalami
gerak melingkar beraturan mempertahankan
kecepatan tetap yang dimilikinya, berarti ada percepatan yang selalu
tegak lurus dengan arah kecepatannya, sehingga lintasannya selalu lingkaran.
Percepatan yang diperlukan mengarah ke arah pusat lingkaran dan disebut
percepatan sentripetal. Menurut Sears dan Zemansky, karena arahnya yang ke
pusat inilah maka percepatan itu disebut percepatan sentripetal atau percepatan
radial yang berarti mencari pusat.

Y X
Dv
Dq
Dv = v2
- v1
Gambar 5. Benda mengalami gerak melingkar berpindah dari titik X ke titik Y
Benda
yang bergerak dengan kecepatan v1 di titik X dan kecepatan v2 di titik Y pada suatu lingkaran berjari-jari r,
menempuh busur lingkaran sepanjang Ds = Dq.r
, maka analog dengan itu besar selang kecepatannya sebesar Dv = Dq.v,
sehingga percepatan
sentripetalnya adalah
a =
a =
karena w =
maka a = w.v
Substitusikan
persamaan v = w.r maka
diperoleh a = w2. r atau a = 
Arah
percepatan sentripetal selalu menuju ke pusat dimanapun benda itu berada dan
selalu tegak lurus dengan vektor kecepatannyan
|
5. Hubungan Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB)
dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB)
Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak
Melingkar Beraturan (GMB) memiliki hubungan kesetaraan besaran-besaran
geraknya. Perhatikan tabel berikut ini.
|
GLB
|
GMB
|
Hubungannya
|
||
|
Pergeseran linier
|
s
|
Pergeseran sudut
|
q
|
s = q . r
|
|
Kecepatan linier
|
|
Kecepatan sudut
|
|
v = w . r
|
|
Percepatan Linier
|
|
Percepatan sudut
|
|
a = a . r
|
Contoh Soal:
1. Sebuah tamiya berputar mengikuti lintasan melingkar
dengan kelajuan tetap 3 m/s dan periode 2 s. Jika jari-jari lintasan lingkaran
adalah 1 m, tentukan;
a. percepatan sentripetal tamiya
b. perubahan kecepatan tangensial tamiya selama bergerak 1
s, dan percepatan rata- rata tamiya
selama itu.
Penyelesaian
v = 3 m/s
T = 2 s
r = 1 m
a. as
=
=
= 9 m/s2
b.
Dv = a . Dt = 0, karena gerak melingkar
beraturan
art =
= 0
Tugas
Kerjakanlah jawaban soal berikut di buku tugasmu!
1.
Daya tahan tubuh manusia untuk melawan
gravitasi sebelum membawa efek psikologis adalah sebesar 25 g (g : percepatan
gravitasi = 10 m/s2). Sementara seorang pilot pesawat jet terbang
dengan kelajuan 1 km/s sambil membuat manuver lintasan melingkar. Hitunglah
jari-jari minimum yang dibentuk pesawat selama manuver, agar tubuhnya tidak dikenai
lebih dari 25 g.
Daya tahan tubuh manusia untuk melawan
gravitasi sebelum membawa efek psikologis adalah sebesar 25 g (g : percepatan
gravitasi = 10 m/s2). Sementara seorang pilot pesawat jet terbang
dengan kelajuan 1 km/s sambil membuat manuver lintasan melingkar. Hitunglah
jari-jari minimum yang dibentuk pesawat selama manuver, agar tubuhnya tidak dikenai
lebih dari 25 g.
6. Sistem Gerak Melingkar pada Susunan Roda
- Sistem Persinggungan Langsung.
Pemindahan gerak pada sistem
persinggungan langsung yaitu melalui persinggungan roda yang satu dengan roda
yang lain.

Pada sistem ini kelajuan liniernya sama, sedangkan kelajuan anguler
tidak sama.
v1
= v2, tetapi w1 ¹ w2
- Sistem Serantai atau Setali
Pemindahan gerak pada sistem
tak langsung yaitu pemindahan gerak dengan menggunakan ban penghubung atau
rantai.

Pada sistem ini kelajuan liniernya sama, sedangkan kelajuaan
angulernya tidak sama.
v1
= v2, tetapi w1 ¹ w2
- Sistem Sesumbu ( Co-Axle )
Jika roda-roda tersebut disusun dalam satu
poros putar, maka pada sistem tersebut titik-titik yang terletak pada satu jari
mempunyai kecepatan anguler yang sama, tetapi kecepatan liniernya tidak sama.

wA = wB,
tetapi vA
vB
Contoh Soal:
1.
Sepeda mempunyai roda belakang
dengan jari-jari 35 cm, Gigi roda belakang dan roda putaran kaki, jari-jarinya
masing-masing 4 cm dan 10 cm. Gigi roda belakang dan roda putaran depan
tersebut dihubungkan oleh rantai. Jika kecepatan sepeda 18 km/jam, Hitunglah :
a.
Kecepatan sudut roda belakang.
b.
Kecepatan linier gigi roda
belakang.
c.
Kecepatan sudut roda gigi depan
tempat putaran kaki.
Penyelesaian
r1 = 4 cm
r2 = 10 cm
r3 = 35 cm, v3
= 18 km/jam = 5 m/s = 500 cm/s.
a.
Roda belakang dan roda gigi
belakang seporos.
w3 =
=
rad/s
b.
w2 = w3 = 500/35 rad/s
w2 = 
v2
= w2.r2 = 500/35 x 10 = 600/35 cm/s
c.
Roda gigi belakang dan roda
gigi depan serantai.
v1=
v2 = 600/35 cm/s.
Tugas
Kerjakan di buku tugasmu!
1.
Roda A dan roda B koaksal (
seporos ), roda B dan C dihubungkan dengan ban (bebat) jari-jari roda A= 40 cm,
roda B = 20 cm dan roda C = 30 cm. Roda C berputar 30 kali tiap menit.
a.
Tentukan kecepatan anguler A.
b.
Percepatan titik P yang berada
di tepi roda A.
2. Dua buah roda K dan L mempunyai radius 1m dan 3 m
disusun serantai dengan menggunakan sabuk dan berputar bersama, tentukan;
a. kelajuan
tangensial, kelajuan anguler, dan
percepatan sentripetal roda K jika periodenya 2s,
b. kelajuan
tangensial, kelajuan anguler, dan
percepatan sentripetal roda L,
c. Ulangi
pertanyaan a dan b, bila kedua roda disusun seporos, dan disusun sesinggungan.
7. Gaya sentripetal
Ketika sebuah bola diputar dalam suatu lintasan
lingkaran, maka bola sedang mengalami percepatan sentripetal yang disebabkan
oleh suatu gaya yang selalu mengarah menuju pusat. Gaya tersebut ditimbulkan
oleh tegangan dalam tali, disebut gaya sentripetal. Dinyatakan oleh Bueche bahwa, gaya sentripetal tidak
mempunyai gaya reaksi dan harus bekerja pada massa m yang bergerak melingkar.
Agar massa itu mengalami percepatan sebesar
.
Menurut hukum II Newton tentang gerak F = m.a, bila a
merupakan percepatan sentripetal maka besar gaya sentripetal pada bola adalah
F = m.
di mana m adalah massa bola, v kecepatan nya ( kelajuan dan arah), dan r jaraknya dari pusat lingkaran. Sedangkan F diasumsikan
sebagai resultan gaya pada bola.
Gambar 7. Gaya Sentripetal
adalah gaya ke pusat yang menyebabkan
suatu benda bergerak dalam lintasan melingkar. Sebagai contoh, sebuah bola
diikat pada tali yang diayunkan melingkar horisontal dengan kecepatan tetap.
Bola bergerak dalam lintasan
melingkar karena pada tali berlaku gaya sentripetal. Menurut Menurut Hukum I
Newton, benda bergerak dengan kecepatan tetap akan bergerak terus pada suatu
alur lurus kecuali jika ada resultan gaya
yang bekerja pada benda. Maka, jika tali tiba-tiba purus, bola akan tidak lagi mengikuti arah gaya sentripetal
melainkan akan bergerak menurut suatu garis lurus yang tegak lurus arah
lintasan melingkar bola atau searah dengan vektor kecepatannya (jika tidak ada
gaya berat).
Gambar 8. Bola diikat
pada tali yang diayunkan melingkar horisontal dengan kecepatan tetap, apabila
tali putus bola akan bergerak lurus searah dengan vektor kecepatannya.
Sering,
gaya sentripetal dikacaukan dengan gaya sentrifugal. Gaya sentripetal adalah
suatu gaya yang nyata ada dalam kaitan dengan pengaruh benda,
sedangkan gaya sentrifugal adalah suatu gaya samaran. Gaya samaran hadir
hanya ketika sistem ditinjau dari suatu kerangka acuan percepatan. Jika sistem
yang sama ditinjau dari kerangka acuan
non percepatan, semua gaya samaran menghilang.
Sebagai
contoh, seseorang yang naik komedi putar yang berputar akan mengalami suatu
gaya sentrifugal yang berarah meninggalkan
pusat sistem itu. Orang mengalami gaya ini sebab dia berputar pada
komedi putar, yang mana percepatan ada
pada kerangka acuan.
Jika
sistem yang sama dianalisa dari trotoar dekat komedi putar, sebagai kerangka
acuan tanpa percepatan, maka tidak ada gaya sentrifugal. Seseorang di trotoar
hanya mencatat gaya sentripetal yang
bekerja pada orang itu bergerak ke pusat lintasan melingkar. Secara umum, gaya
riil/nyata hadir dengan mengabaikan apakah kerangka acuan yang digunakan ada
percepatan atau tidak ada percepatan; gaya samaran hadir hanya dalam suatu
kerangka acuan yang ada percepatannya.
|

Tugas
Kerjakan di buku tugas!
1. Sebuah balok 1 kg diikat pada ujung tali sepanjang 1 m
dan berputar dalam lintasan melingkar horisontal dengan kelajuan sudut 2p rad/s. Gambarlah
gaya-gaya dalam sistem dan hitunglah gaya tegangan tali.
2. Sebuah benda bermassa 5 kg terikat pada tali berjarak 2
m dari pusat lingkaran, berputar dalam lintasan horizontal. Tentukan besar gaya tegangan tali !
B. Gerak Melingkar Berubah Beraturan
Gerak
melingkar beraturan biasanya berlangsung dengan didahului oleh gerak melingkar
berubah beraturan yang dipercepat dan diakhiri dengan gerak melingkar berubah
beraturan yang diperlambat. Pada keadaan awal benda yang mula-mula diam mulai
bergerak melingkar dipercepat beraturan hingga mencapai kelajuan sudut tertentu
yang dipertahankan selama terjadi gerak melingkar beraturan. Apabila benda akan
berhenti maka geraknya berubah menjadi gerak melingkar diperlambat beraturan.
Perhatikan grafik di bawah ini.


w
o t
Gambar
9. Benda dari keadaan diam bergerak melingkar dipercepat beraturan kemudian
mempertahankan kelajuan sudut pada w konstan sebagai gerak melingkar beraturan ditunjukkan
dengan garis lurus mendatar dan bergerak melingkar diperlambat beraturan hingga
akhirnya berhenti.
Contoh
benda yang mengalami gerak tersebut misalnya pada sebuah gergaji mesin yang
mulai dihidupkan, kemudian dipertahankan beberapa saat pada kelajuan sudut
tertentu dan dimatikan powernya hingga piringan gergaji berhenti.
Benda-benda
angkasa seperti bulan yang mengorbit bumi melakukan gerak melingkar beraturan
yang sudah berlangsung dalam waktu lama, karena awal dari gerak melingkar
beraturan itu apakah terjadi gerak melingkar dipercepat beraturan, tidak
diketahui manusia. Apakah kelak bulan juga mengakhiri geraknya dengan gerak
melingkar diperlambat beraturan? Kitapun tidak yakin akan hal itu.
Pada
gerak melingkar beraturan (GMB) dijumpai sudut yang ditempuh tiap selang waktu
yang sama adalah sama besarnya, sehingga kecepatan sudutnya (w) bernilai konstan.
Dengan demikian kelajuan liniernya (v) selalu bernilai sama pula. Sedangkan
pada gerak melingkar berubah beraturan (GMBB), sudut yang ditempuh tiap selang
waktu yang sama tidak sama besarnya, sehingga kecepatan sudutnya (w) berubah-ubah.
Dengan demikian kelajuan liniernya (v) selalu berubah-ubah pula. Roda
penggerak, putaran mesin-mesin, poros mesin, adakalanya melakukan gerak
melingkar berubah beraturan.
Perubahan
kecepatan sudut tiap satuan waktu disebut percepatan sudut (a), sehingga dapat
dirumuskan sebagai berikut.
a =

Jika a bernilai positif maka terjadi gerak melingkar
dipercepat beraturan, dan bila a bernilai negatif
maka terjadi gerak melingkar diperlambat beraturan,
Perubahan
kelajuan linier atau tangensial tiap selang waktu dinamakan percepatan linier dan dirumuskan sebagai berikut.
a = 
Karena Dv = Dw r maka akan diperoleh hubungan antara
percepatan sudut dan percepatan linier yaitu;
a = 
a = a.r
atau dapat ditulis dengan a =


a =

Kecepatan sudut awal (wo) pada t = 0, tidak sama dengan
kecepatan sudut akhir (wt) pada saat t, hubungan antara
keduanya dapat dirumuskan sebagai berikut.
wt = wo + a.t
Sedangkan sudut akhir (q) yang ditempuh dengan asumsi
sudut awal qo = 0 dapat dirumuskan dengan;
q = wo . t + ½ a.t2
Sekarang substitusikan persamaan t =
ke dalam persamaan
q = wo . t + ½ a.t2
untuk mendapatkan persamaan tanpa variabel waktu.
q = wo .
+ ½ a.
2
Persamaan
akhir yang didapat adalah;
wt2 = wo2 + 2 a.q
Gaya
sentripetal pada benda-benda angkasa yang mengorbit benda lain, misalnya bulan
mengedari bumi, berupa gaya
gravitasi antara kedua benda itu.
Gambar 10. Bulan berevolusi mengelilingi
Bumi. Gaya gravitasi antara Bulan dengan Bumi
berperan sebagai gaya
sentripetal
Kesetaraan
gaya sentripetal dengan gaya gravitasi dapat mengetahui besar
kelajuan linier benda yang mengorbit. Misalnya Bumi bermassa M dan Bulan
bermassa m, jarak antara pusat keduanya r, maka kesetimbangan gaya berlaku sebagai berikut.
Fs
= F
m.
= G 
v2 = G

Kelajuan linier sebesar v =
disebut sebagai kecepatan orbit.
Dalam
dunia medis dikenal alat sentrifugal yang berguna untuk memisahkan
partikel-partikel yang berbeda massa
jenisnya yang masih bercampur menjadi bagian yang terpisah. Misalnya dalam cairan darah dapat dipisahkan darah
merah dengan darah putih, atau memisahkan DNA dari plasma darah
|
Di
stadion velodrom sering ditemui lintasan untuk balap sepeda dibuat miring dengan
sudut kemiringan tertentu. Hal yang sama sering kita temui pada tikungan tajam
jalan raya. Hal itu dimaksudkan agar pengendara merasa nyaman sewaktu melintasi
lintasan melingkar agar tidak terjadi slip roda sepeda atau kendaraan. Kalian
tentu dapat menggambarkan vektor gaya yang bekerja pada sistem tersebut.
Menggambarkan vektor gaya dengan benar sangat penting untuk dapat menerapkan
resultan gaya sentripetal yang bekerja pada benda.

Gambar 12. Lintasan velodrom dipakai untuk balap sepeda berbentuk
melingkar, dibuat miring dengan sudut elevasi tertentu untuk mengamankan dari
haya slip sepeda-sepeda yang melaju kencang tanpa menggunakan rem dan hanya
memakai satu gir.
Sebuah peluru yang ditembakkan
dari laras senapan mengalami dua gerakan, yaitu gerak melingkar dan gerak
linier menuju sasaran. Gerak melingkar ini menyebabkan putaran peluru menembus
sasaran misalnya hewan buruan menyebabkan luka yang merusak jaringan dan
mengakibatkan kematian atau setidaknya luka berat.
![]() |

Gambar 13. Gerakan melingkar berubah
beraturan ditempuh peluru sejak awal ditembakkan hingga berubah menjadi gerak
melingkar beraturan dan berubah lagi menjadi gerak melingkar diperlambat
beraturan pada saat mengenai sasaran.
Pada
ayunan kronis seperti ditunjukkan gambar berikut ini menggambarkan sebuah bola
sepak diikat dengan tali dan di putar horisontal dengan tali membentuk sudut q terhadap arah
vertikal. Gaya
tegangan tali T akan terurai secara vektor menjadi Tx pada arah
horisontal dan Ty pada arah vertikal. Pada benda bekerja gaya berat w mengarah ke
bawah.
![]() |
q
T Ty
w tTT
w
Gambar 14. Ayunan kronis dari sebuah bola sepak yang
terikat tali dan diputar horisontal. Tali membentuk sudut q
terhadap arah vertikal. Disini Tx
berfungsi sebagai gaya
sentripetal.
Gaya sentripetal pada ayunan kronis berupa oleh Tx
yang mengarah ke pusat lingkaran. Resultan gaya pada arah vertikal sama dengan nol,
berarti;
Ty = w
T.cos
q = m.g
T = 
Dengan demikian Fs = Tx
m.
= T. sin
q
m.
=
. sin q
Sehingga
kelajuan linier atau sudut q dapat dihitung dengan persamaan sebagai
berikut.
v2 =
g r tan q
Pada
kasus mobil yang melintas di jalan datar yang melingkar, gaya
sentripetal berupa gaya
gesek statis yang menahan mobil agar tidak slip sewaktu berputar. Persamaan
kelajuan linier mobil atau koefisien gesek statis dapat dijabarkan sebagai
berikut.
Fs = fs
m.
= µs . N
m.
= µs . w
m.
= µs . m.g
v2
= g r µs
Sedangkan
apabila permukaan jalan yang melingkar membentuk sudut q terhadap horizontal atau di lintasan velodrom
seperti ditunjukkan gambar berikut ini, gaya berat benda (w) mengarah ke pusat bumi, gaya normal (N)
tegak lurus permukaan jalan yang dapat diurai menjadi Nx = N sin q dan Ny
= N cos q
Ny N


Nx
w
Gambar 15. Vektor-vektor gaya pada permukaan jalan
melingkar yang membentuk sudut q seperti velodrom untuk balap sepeda, yang melaju
dengan kecepatan tinggi
Kesetimbangan gaya
pada arah vertikal berlaku persamaan berikut ini.
Ny
= w
N.cos
q = m.g
N = 
Gaya sentripetal
Fs = Nx
m.
= N. sin
q
m.
=
. sin q
Sehingga
kelajuan linier atau sudut q dapat dihitung dengan persamaan sebagai
berikut.
v2 =
g r tan q
ada kasus tong stand, sepeda motor dengan berat w
arah ke pusat bumi. Roda sepeda motor mengalami gaya tekan/normal (N) terhadap
dinding vertikal. Gaya gesek antara roda dan permukaan dinding (f) mengarah ke
atas berlawanan dengan gaya berat. Perhatikan gambar berikut ini menunjukkan arah gaya-gaya yang dimaksud.
![]() |
f
N
w
Gambar 16. Diagram vektor gaya
pada sepeda motor yang bergerak melingkar di dalam tong stand di pasar malam.
Sepeda motor beserta penumpangnya tidak jatuh bila menempuh batas kecepatan
minimum yang ditentukan.
Gaya-gaya pada arah
vertikal seimbang sehingga berlaku persamaan berikut ini.
f = w
µ . N =
m.g
N = 
Gaya sentripetal berupa gaya normal (N) sehingga
Fs = N
m.
= 
v2 =

Pada
kasus benda yang diikat tali diputar horizontal, gaya
sentripetal hanya diwakili oleh gaya
tegangan tali. Di sini gaya berat (w) tidak
memiliki proyeksi pada arah horisontal, sehingga gaya berat tidak diperhitungkan.
![]() |
TTT
w
Gambar 17. Bola terikat pada tali diputar horisontal. gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali.
Gaya sentripetal berupa gaya
tegangan tali (T) sehingga
Fs = T
m.
= T
v2 =

Sedangkan
apabila tali diputar vertikal gaya berat benda berpengaruh dalam penerapan gaya sentripetal. Di
setiap titik lintasan gaya
tegangan tali dapat ditentukan besarnya. Gaya
tegangan tali bernilai maksimum apabila benda berada di titik terendah, dan
bernilai minimum pada saat benda berada di titik tertinggi.
Pada
saat gaya berat (w) tegak lurus gaya
tegangan tali (T) gaya sentripetal berupa gaya tegangan tali karena gaya berat tidak memiliki proyeksi terhadap
arah mendatar.
![]() |
w
w
Gambar 18. Bola terikat pada tali diputar vertikal, dengan
kedudukan tepat di samping pusat lintasan. Gaya
sentripetal hanya diwakili oleh gaya
tegangan tali.
Sehingga
berlaku persamaan sebagai berikut.
Fs = T
m.
= T
v2 =

Apabila
benda berada di titik tertinggi lintasan seperti ditunjukkan gambar berikut
ini.
![]() |
w
Gambar 19. Bola terikat pada tali diputar vertikal, dengan
kedudukan tepat di titik tertinggi lintasan. Gaya
sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan
tali ditambah dengan gaya
berat.
Persamaan
gaya
sentripetal akan menjadi sebagai berikut.
Fs = T + w
m.
= T + mg
T =
m.
- mg
T =
m (
- g )
Sedangkan
bila benda berada di titik terendah lintasan gaya
berat akan berlawanan arah dengan gaya
tegangan tali.
![]() |
w
w
Gambar 20. Bola terikat pada tali diputar vertikal, dengan
kedudukan tepat di titik terendah lintasan. Gaya
sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan
tali dikurangi gaya berat.
Persamaan
gaya
sentripetal akan menjadi sebagai berikut.
Fs
= T - w
m.
= T -
mg
T =
m.
+ mg
T =
m (
+ g )
Apabila
benda berada di sembarang titik lainnya dalam lintasan melingkar gaya berat harus diuraikan
vektor gayanya.
![]() |
w
wcosq q
wsinq
w
Gambar 21. Bola terikat pada tali diputar vertikal, berada
di sembarang titik lintasan. Gaya sentripetal
diwakili oleh gaya tegangan tali dikurangi
proyeksi gaya
berat (w cos q)
Persamaan
gaya
sentripetal secara umum akan menjadi sebagai berikut.
Fs
= T – w cos q
m.
= T – mg cos q
T =
m.
+ mg cos q
T =
m (
+ g cos q)
Berbagai
contoh kasus gerak melingkar beraturan maupun berubah beraturan banyak
ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi vektor gaya tiap-tiap kasus berbeda-beda, sungguhpun
penyelesaiannya menggunakan konsep-konsep yang sama dari gerak melingkar. Mobil
yang mendaki bukit berbentuk busur lingkaran, kelereng yang menuruni
permukakaan talang, anak bermain plorotan
di sebuah taman juga termasuk contoh gerak melingkar beraturan.
Tugas
Kerjakan penyelesaian soal-soal berikut
di buku tugas!
1. Sebuah balok 1 kg diikat pada ujung tali sepanjang 1 m
dan berputar dalam lintasan melingkar horisontal dengan kelajuan sudut 2p rad/s. Gambarlah
gaya-gaya dalam sistem dan hitunglah gaya tegangan tali.
2. Sebuah benda bermassa 5 kg terikat pada tali berjarak 2
m dari pusat lingkaran, berputar dalam lintasan vertikal. Tentukan besar gaya tegangan tali pada
titik tertinggi dan titik terendah lintasan.
3. Mobil melaju di
jalan menikung dengan jari-jari 50 meter pada kelajuan 20 m/s, agar mobil selamat
melewati tikungan, tentukan;
a. berapa
seharusnya koefisien gesekan jalan ?
b. jika permukaan
jalan dibuat miring, berapa seharusnya sudut permukaan jalan dengan bidang
mendatar ?
4. Koefisien gesek antara permukaan koin dengan piringan
hitam adalah 0,15. Sementara piringan hitam berputar, berapa jauh dari pusat
piringan hitam koin logam harus diletakkan agar koin stabil di permukaan
piringan hitam yang berputar?
5.
Sebuah
bola sepak bermassa 1 kg terikat pada ujung tali sepanjang 1 m yang berputar
membentuk ayunan kronis dengan sudut 37°. Tentukan besar tegangan tali dan
kelajuan tangensial bola.
Sebuah
bola sepak bermassa 1 kg terikat pada ujung tali sepanjang 1 m yang berputar
membentuk ayunan kronis dengan sudut 37°. Tentukan besar tegangan tali dan
kelajuan tangensial bola.
6.Pengemudi sepeda motor sedang mempertunjukkan
kebolehannya dalam permainan tong stand (sebuah silinder besar dari kayu) di
pekan raya pasca lebaran. Jari-jari silinder 5 m. Berapa kelajuan minimum yang
harus dijalankan pengemudi agar tidak jatuh sewaktu berputar ? (ambil koefisien
gesek antara permukaan dalam silinder dengan roda sepeda motor 0,5)
7.Benda
bermassa 10 kg diikat dengan tali pada pasak (tiang). Berapa tegangan tali T
jika bergerak melingkar horisontal pada jari-jari 2 m dan kecepatan sudutnya
100 putaran tiap sekonnya ?
8.Berapa
kecepatan maksimum dari mobil yang bermassa m dan bergerak mengelilingi tepi putaran
dengan jari-jari 40 m, dan koefesien geraknya 0,7 ?
Rangkuman
- Periode adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu kali putaran
penuh. dirumuskan : T =

- Frekuensi adalah jumlah putaran
yang dilakukan benda dalam satuan waktu , dirumuskan : f =

- Hubungan antara periode dan frekuensi sebagai berikut.
T =
atau
f = 
- Kelajuan linier atau tangensial (besar dari kecepatan tangensial ) dirumuskan dengan :
v =
Karena Ds = 2p r dan Dt =T sehingga kelajuan tangensial dirumuskan
menjadi :
v =
atau v
= 2p r f
- Kecepatan sudut atau kecepatan anguler adalah sudut yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu , dan dirumuskan sebagai berikut.
w =
Karena Dt = T adalah Dq = 2p radian,
maka kelajuan anguler dirumuskan;
w =
atau w = 2p f
- Hubungan antara kelajuan tangensial/linier dengan kelajuan anguler tersebut dapat ditulis sebagai berikut.
v
= w.r
- Percepatan sentripetal dirumuskan
dengan : a = w2.v
atau a =

- Hubungan antara GLB dan GMB diperlihatkan pada tabel berikut ini.
|
GLB
|
GMB
|
Hubungannya
|
||
|
Pergeseran linier
|
s
|
Pergeseran sudut
|
q
|
s = q . r
|
|
Kecepatan linier
|
|
Kecepatan sudut
|
|
v = w . r
|
|
Percepatan Linier
|
|
Percepatan sudut
|
|
a = a . r
|
- Gerak Melingkar Berubah Beraturan memiliki kelajuan anguler yang berubah-ubah dengan persamaan-persamaan sebagai berikut.
wt = wo + a.t
q = wo . t + ½ a.t2
wt2 = wo2 + 2 a.q
·
Hubungan roda-rodah ada
tiga macam :

v1
= v2, tetapi w1 ¹ w2

v1
= v2, tetapi w1 ¹ w2

wA = wB,
tetapi vA
vB
- Gaya sentripetal pada benda yang bergerak melingkar adalah sebesar:
F = m.as atau
F = m. w2 atau
F = m.
- Penerapan gaya sentripetal amat beragam bergantung pada jenis dan kondisi gerak melingkar.
Tugas
Akhir Bab
Sediakan sebuah motor listrik, baterai
secukupnya, dan buatlah sebuah
baling-baling buatan yang dapat Kamu buat dari lembaran plastik atau triplek
maupun kayu pipih. Desainlah menyerupai angka 8 yang lonjong. Rangkaikan
baterai ke motor listrik menggunakan kabel yang Kamu lengkapi dengan
saklar. Lubangi pertengahan
baling-baling seukuran panel pada motor listrik dan pasanglah dengan erat.
Hidupkan saklar dan Kamu dapat menikmati gerak melingkar beraturan dari putaran
baling-baling. Kamu bisa pasangkan pula benang yang digantungi mur dengan
mengikatkan pada ujung baling-baling. Amati gerakan mur di ujung benang pada
saat baling-baling berputar.
Bila Kamu mau berkreasi
lebih jauh gantilah mur dengan model pesawat kecil mainan dari kayu lunak.
Berilah warna secukupnya, dan karyamu tersebut mengandung nilai jual sehingga
dapat diproduksi secara massal. Kamu telah membuka peluang sebagai seorang
wirausahawan.
|
||||
Soal
Latihan Akhir Bab 4
Soal Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang benar!
1.
Sebuah
benda yang bergerak melingkar beraturan dengan jari-jari 4 m dalam waktu 2 s mengalami
perpindahan sudut sebesar
putaran. Periode gerak benda adalah …
a. 4 s
b. 8 s
c. 12 s
d. 16 s
e. 20 s
2.
Sebuah roda
sepeda yang memiliki jari-jari 26 cm diputar melingkar beraturan. Kelajuan
linear pentil pada roda tersebut 1,3 m/s, maka kecepatan sudutnya adalah …
a. 25 rad/s
b. 50 rad/s
c. 75 rad/s
d. 100 rad/s
e. 125 rad/s
3.
Sebuah
benda bergerak melingkar beraturan pada kelajuan linear 1,2 m/s dengan
jari-jari lintasan 1,8 m. Percepatan sentripetal yang dialami benda adalah …
a. 0,8 m/s2
b. 1,0 m/s2
c. 1,2 m/s2
d. 1,4 m/s2
e. 1,6 m/s2
4.
Sebuah bola
bermassa 0,5 kg diikatkan pada ujung seutas tali yang panjangnya 1,2 m dan
kemudian diputar dalam suatu lingkaran mendatar. Jika tali hanya mampu menahan
tegangan maksimum 60 N, maka kelajuan maksimum bola tersebut sebelum tali putus
…
a. 3 m/s
b. 6 m/s
c. 9 m/s
d. 12 m/s
e. 15 m/s
5.
Sebuah
mobil bermassa 600 kg, pada sebuah tikungan melaju pada 20 m/s. Jika jari-jari
tikungan jalan 400 m, maka gaya yang mempengaruhi gerak mobil tersebut adalah …
a. 200 N
b. 400 N
c. 600 N
d. 800 N
e. 1000 N
6.
Sebuah
pesawat mainan diikat pada ujung bebas sebuah tali yang panjangnya 0,8 m yang
digantungkan pada langit-langit. Pesawat digerakkan sedemikian rupa sehingga
membentuk sebuah ayunan kerucut. Jika sudut antara tali dan garis vertikal 60o,
maka kelajuan pesawat adalah …
a.
m/s
b. 2 m/s
c. 2
m/s
d. 6 m/s
e. 4
m/s
7.
Sebuah
benda bermassa 0,1 kg diikat dengan seutas tali yang panjangnya 1,0 m dan
kemudian diputar dengan kelajuan tetap 2 m/s. Jika g = 10 m/s2, maka
tegangan minimum yang dialami tali adalah …
a. 0,4 N
b. 0,5 N
c. 0,6 N
d. 0,8 N
e. 1,0 N
8.
Sebuah
ayunan kerucut mempunyai panjang tali l = 1,25 m. Apabila kecepatan sudut
ayunan sebesar 4 rad/s dan percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2,
maka besar sudut antara tali dan garis vertikal adalah …
a. 30°
b. 37°
c. 45°
d. 53°
e. 60°
9.
Titik A
terletak pada gerinda yang berputar dengan percepatan anguler 2 rad/s2
dan kecepatan sudut awal 4 rad/s. Bila titik A berjarak 10 cm dari sumbu
putaran, maka setelah berputar selama 5 detik, titik A menempuh lintasan
sepanjang .…
a. 4,5 m
b. 7 m
c. 45 m
d. 70 m
e. 450 m
10. Sebuah benda bergerak melingkar dan melakukan
satu kali putaran dalam waktu 0,2 detik. Besar kecepatan angulernya adalah .…
a. 0,314 rad/s
b. 3,14 rad/s
c. 31,4 rad/s
d. 314 rad/s
e. 3140 rad/s
11. Sebuah batu massanya 0,5 kg diikat dengan tali dan diputar sehingga
lintasannya berbentuk lingkaran vertical dengan jari-jari 0,5 m. Jika kecepatan sudut 4 rad/s dan g =
10 m/s2, maka tegangan tali
di titik terendah adalah … newton
a.
9
b.
6
c.
3
d.
1
e.
½
12. Sebuah benda bergerak
melingkar beraturan dengan kecepatan
sudut 10 rad/s, maka kece-
patan linier suatu titik yang berjarak 30
cm dari pusat adalah : ….
a.
300 m/s
b.
3 m/s
c.
0,33 m/s
d.
0,33 cm/s
e.
3 cm/s
13. Sebuah benda mengalami gerak melingkar beraturan maka pernyataan
yang benar adalah . …
a.
Kecepatannya selalu tetap
b.
Percepatannya selalu tetap dan
= 0
c.
Percepatan centripetalnya
selalu tetap
d.
Kelajuan angulernya selalu
berubah beraturan.
e.
Besar gaya centripetalnya selalu tetap.
14. Sebuah benda begerak melingkar berubah beraturan dengan kelajuan
anguler mula-mula 6 rad/s. Setelah 4 detik kelajuan angulernya 14 rad/s. Jika
jari-jari 10 meter, maka percepatan linier yang dialami benda tersebut adalah
….. m/s2
a.
280
b.
120
c.
60
d.
40
e.
20
15. Dalam waktu 2 detik, sebuah roda yang berotasi murni, mengalami
perubahan kecepatan dari 4 rad/s menjadi 20 rad/s secara beraturan. Sebuah
titik terletak 30 cm dari poros roda. Besar percepatan tangensial yang dialami
titik tersebut adalah … m/s2
a. 240 b. 26,7 c. 4,8 d. 2,4 e. 0,27
16. Dua titik materi P dan Q melakukan gerak melingkar beraturan dengan
jari-jari lintasan sama besar. Periode P dan Q masing-masing 4 detik dan 2
detik. Maka perbandingan kelajuan linier P dan Q adalah ...
- 2 : 1 c. 1 : 1 e. 1 : 4
- 4 : 1 d. 1 : 2
17. Sebuah mobil dengan kecepatan 72 km/jam melewati tikungan jalan
berbentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 800 m. Besar percepatan
sentripetal yang dialami mobil tersebut adalah ....
- 0,25 m/s2 c. 0,75 m/s2 e. 1,25 m/s2
- 0,50 m/s2 d. 1,00 m/s2
18. Sebuah benda bergerak melingkar berubah beraturan diperlambat
kecepatan sudut awal 10 rad/s dan perlambatan sudut yang dialami benda 2 rad/s2.
Bila jari-jari lingkaran 10 cm maka ....
- Sudut yang ditempuh selama geraknya 25 radian.
- Panjang lintasan yang ditempuh selama geraknya 250 cm.
- Perlambatan 20 cm/s2.
- Percepatan totalnya tidak menuju pusat lingkaran
Pernyataan yang benar adalah
....
- 1,2,3,4 c. 1,2 e. 2,4
- 1,2,3 d. 1,3
19. Roda A dan B bersinggungan di luar, jari-jari roda A adalah 2 cm dan
tiap menit roda berputar 20 kali, sedang roda B tiap menit berputar 13 1/3
kali. Hal ini berarti besar jari-jari roda B adalah ....
- 1,5 cm c. 3 cm e. 4 cm
- 2,5 cm d. 3,5 cm
20. Kelajuan partikel yang bergerak melingkar beraturan sebesar 2 m/s.
Bila jari-jari lingkaran 40 cm, maka periode partikel sebesar ....
- 0,2 Hz c. 0,4 Hz e. 4 Hz
- 0,2 p Hz d. 0,4 p Hz
21. Sebuah alat listrik memutar roda A yang berjari-jari 10 cm yang
dihubungkan dengan tali kawat dengan roda B yang berjari-jari 50 cm, jika
kecepatan sudut A = 200 rad/s maka
kecepatan sudut roda B adalah ...
- 4 rad/s c. 20 rad/s e. 56 rad/s
- 5,6 rad/s d. 40 rad/s
22. Alat pemutar berputar 6000 putaran tiap detiknya. Sebuah titik
terletak 5 cm dari sumber putar. Besarnya kecepatan linier titik tersebut
adalah ....
- 600 p m/s c. 1200 p m/s e. 6000 p m/s
- 800 p m/s d. 4600 p m/s
23. Sebuah kipas angin mempunyai jari-jari 50 cm, berputar dengan
frekuensi tetap 360 rpm. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan
1.
kipas angin berputar dengan
kecepatan sudut 12 p rad/s
2.
kipas angin bergerak melingkar
berubah beraturan
3.
kipas angin bergerak melingkar
beraturan
4.
kipas angin berputar dengan
percepatan sudut 6 p rad/s2.
Kesimpulan yang benar adalah ....
- 1, 2 dan 3 c. 2 dan 4 e. 1, 2, 3 dan 4
- 1 dan 3 d. 4 saja
24. Sebuah roda berputar dengan kecepatan 120 rad/s keudian dihentikan
dalam waktu 2 s. Besar percepatan sudut adalah ....
- -2 p rad/s2 c. 60 rad/s2 e. 120 rad/s2
- 2 p rad/s2 d. -120 rad/s2
25. Seorang pengendara sepeda motor mengelilingi suatu bundaran yang
jari-jarinya 20 m dengan kelajuan 72 km/jam. Bila massa total 20 kg. Maka gaya sentripetalnya adalah ....
- 2000 N c. 3000 N e. 5194 N
- 2500 N d. 4000 N
26. Sebuah roda diameter 1 m
berputar 30 putaran per menit. Kecepatan linier suatu titik pada roda
tersebut adalah ...
a.
0,5 p m/s c. 2p m/s e.
60p
b.
p m/s d.
30p m/s
p m/s d.
30p m/s
27.
Sebuah benda bermassa 5 kg
diikat dengan tali yang panjangnya 90 cm. kemudian diputar vertikal dengan
kelajuan tetap 3 m/s. Tegangan tali saat benda berada di titik terbawah adalah (g
= 10 m/s2)
c.
0 N c. 5 N e.
100 N
d.
3 N d. 15 N
28.
![]() |
Dua buah roda masing-masing
dengan jari-jari 6 cm dan 18 cm dihubungkan dengan tali seperti pada gambar di
atas. Jika roda yang besar berputar dengan kecepatan 24 rad/s roda yang kecil
akan berputar dengan kecepatan sudut ....
- 18 rad/s c. 72 rad/s e. 108 rad/s
- 24 rad/s d. 82 rad/s
29. Sebuah
alat penggulung benang layang-layang berjari-jari 10 cm. Layang-layang berada
di angkasa dengan panjang benang 0,942 km. Jika alat penggulung diputar dengan
kecepatan sudut tetap 10p rad s-1.
Maka waktu yang diperlukan untuk menggulung benang layang-layang tersebut
adalah ...
- 0,5 menit c. 3 menit e. 10 menit
- 1 menit d. 5 menit
30. Sebuah roda gerinda berjari-jari 10 cm, digerakkan dengan tenaga
listrik hingga berputar dengan kecepatan sudut 8 rad/s. Kemudian listrik
dipadamkan hingga roda berhenti setelah 20 detik. Jarak linier yang ditempuh
roda mulai saat listrik dipadamkan hingga berhenti adalah ...
- 8 m c. 24 m e. 40 m
- 16 m d. 32 m
31. Sebuah mobil melewati sebuah jalan berbukit dengan jari-jari
kelengkungan 10 meter. Jika g = 10 ms-1, maka kecepatan maksimum
yang diperkenankan di puncak bukit supaya mobil tidak melayang adalah ...
(km/jam).
- 14,4 c. 54 m e. 144
- 36 d. 72
32. Mobil melewati jalan menikung yang jari-jarinya 50 m. Jika kelajuan
mobil pada saat itu adalah 36 km/jam, maka gaya sentripetal pada mobil tersebut
adalah ...
- 200 N c. 2000 N e. 25920 N
- 720 N d. 2240 N
33. Seorang koboi sedang memutar sebuah bandul secara vertikal, jika massa
bandul 2 kg, panjang tali (jari-jari) 1 m. Percepatan gravitasi 10 ms2 dan
kelajuan anguler 10 rad/s. Maka gaya tegang tali pada saat di titik terendah
adalah
- 20 N c. 180 N e. 220 N
- 100 N d. 200 N
34. Baling-baling sebuah helikopter berjari-jari 2 m. Selama 2 menit
mampu mencapai kelajuan anguler 720 rad/s dari keadaan diam. Berdasarkan data
tersebut dapat disimpulkan
1.
selama 2 menit percepatan
tangensial baling-baling adalah 12 m/s2.
2.
selama 2 menit percepatan
sentripetalnya adalah 72 m/s2.
3.
selama 2 detik percepatan
sentripetalnya adalah 288 m/s2.
4.
selama 2 menit percepatan
tangensialnya adalah 144 m/s2.
Kesimpulan
yang benar adalah
- 1, 2, dan 3 c. 2 dan 4 e. 1, 2, 3, dan 4
- 1 dan 3 d. 4 saja
35. Sebuah sepeda mempunyai jari-jari gir depan, gir belakang dan roda
belakang masing-masing 10 cm, 5 cm dan 50 cm. Ketika sepeda dikayuh maka
perbandingan kecepatan linier gir depan dengan roda belakang adalah
- 1 : 2 c. 1 : 10 e. 10 : 1
- 1 : 5 d. 5 : 1
Soal Uraian
Kerjakan soal-soal berikut ini dengan benar!
1.
Sebuah
benda dengan massa
5 kg yang diikat dengan tali, berputar dalam suatu bidang vertikal. Lintasan
dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1,5 m. Jika kecepatan
sudut tetap 2 rad/s dan g = 10 m/s2,
berapakah tegangan tali pada saat benda itu di titik terendah ?
2.
Sebuah
benda bermassa 0,5 kg yang diikat pada seutas tali yang panjangnya 50 cm,
diputar secara horisontal di atas sebuah meja yang licin. Jika tegangan
maksimum pada tali adalah 4 N, berapakah kecepatan maksimum putaran benda ?
3.
Untuk
membiasakan diri dari gaya
sebesar 9,6 w (w = berat badan), seorang astronot berlatih dalam suatu pesawat
sentrifugal yang jari-jarinya 6 m. Percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2.
Untuk maksud tersebut, pesawat sentrifugal harus diputar horisontal dengan laju
anguler sebesar berapa?
4.
Benda A
dengan massa
0,1 kg diikat pada ujung seutas tali sedangkan benda B yang massanya 0,5 diikat
pada ujung lain tali tersebut setelah melalui lubang bambu seperti pada gambar.
Benda A diputar secara horisontal
sehingga terjadi keseimbangan pada saat
jari lintasan A sebesar R = 1 m. Jika g = 10 m/s2, berapakah
frekuensi benda A dalam putaran per menit ?
A
R
B
5.
Sebuah
benda diputar secara horisontal dengan kecepatan sudut tetap sebesar 5 rad/s.
Jika massa benda 110 gram dan panjang tali yang dipergunakan untuk memutar benda 75 cm, berapakah gaya
sentripetal pada benda ?
6.
Sebuah batu
dengan massa 4 kg diikat dengan tali dan diputar sehingga lintasannya berbentuk
lingkaran vertikal dengan jari-jari 1 m. Jika kecepatan sudut batu 10 rad/s dan
g = 10 m/s2, berapa tegangan tali pada saat batu di titik tertinggi
?
7.
Benda A dan
B bermassa sama diikatkan pada tali secara berurutan, lalu diputar sehingga
melakukan gerak melingkar beraturan pada
bidang horisontal seperti pada gambar. Bila OA = 1 m dan AB = 3 m, berapa
perbandingan tegangan tali yang terjadi pada komponen AB dengan OA ?
8.
Sebuah
benda bermassa m diikatkan di ujung
seutas tali, lalu diayunkan di bidang vertikal. G = percepatan gravitasi. Agar benda dapat melakukan
gerak melingkar penuh, maka di titik terendah kecepatan minimumnya =
. Berapakah tegangan minimum tali ?
9.
Sebuah
mobil melewati sebuah jalan berbukit dengan jari-jari kelengkungan 15m. Jika g
= 10 m/s2, berapakah kecepatan maksimum yang diperkenankan di puncak
kelengkungan supaya mobil tidak melayang (jumping) ?
10. Suatu benda melakukan gerak rotasi, pada saat t = 0 kecepatan angulernya 10 m/s. 3 detik kemudian
besar sudut yang ditempuh 39 rad, berapa kecepatan sudut pada saat t = 5 detik
?
11. Titik A dan B berangkat bersamaan dari P berlawanan arah di sebuah
lingkaran dengan kecepatan tetap. Jika kecepatan sudut A dan B masing-masing ½ p rad/s dan 1/6 p rad/s.
Tentukan waktu mereka bertemu.
12. Sebuah benda m = 2 kg diikat
dengan tali diputar vertical dengan kecepatan 10 rad/s. Jika panjang tali 1 m
tentukan besar tegangan tali saat benda berada di titik tertinggi dan saat
benda berada di titik terendah.
13. Sebuah roda jari-jari 20 cm berputar dengan kecepatan 240 rpm,
kemudian di rem hingga berhenti dalam waktu 2p sekon. Tentukan
- percepatan sudut
- besar sudut yang ditempuh
- panjang lintasan yang ditempuh
14.
![]() |
Jika R1 = 20 cm,
R2 = 40 cm dan R3 = 30 cm, roda pertama berputar dengan
kecepatan 4 m/s. Tentukan
a.
kecepatan linier roda ke-2
b.
kecepatan sudut roda ke-2
c.
kecepatan linier roda ke-3
d.
kecepatan sudut roda ke-3
15.
Dalam sebuah mobil sumbu yang digerakkan dengan kecepatan 4800 rpm.
Nyatakanlah kecepatan sudutnya dengan rad/det.
16.
Sebuah roda berdiameter 2,4 m. Mula-mula berhenti dan kemudian berputar
dengan percepatan teratur hingga dalam waktu 20 detik kecepatan sudutnya
menjadi 100 rad/det. Tentukanlah percepatan sudutnya dan sudut seluruhnya yang
telah ditempuh oleh roda tersebut.
17.
Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan kecepatan sudut tetap.
Sumbu putaran ialah titik pusatnya. Selama 1 menit lempeng telah berputar
selama 300 kali. Berapa besar kecepatan linier suatu titik yang jaraknya dari
sumbu putaran 2 m.
18.
Sebuah roda dari keadaan diam setelah 15 detik kecepatan sudutnya menjadi
30p rad/det. Karena berotasi dipercepat beraturan. Berapa
percepatan tangensial sebuah titik yang terletak 1,5 m dari sumbu putaran.
19.
Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan percepatan sudut 5 rad/det2.
Setelah 8 detik sudah berapa kali lempeng tersebut berputar.
20.
Roda A dan B mempunyai sumbu seporos. Roda B dan C dihubungkan dengan ban.
Jari-jari roda A = 40 cm. Jari-jari roda B = 20 cm dan jari-jari roda C = 30
cm. Perputaran roda C 30 put/menit.
a.
Berapa kecepatan sudut roda A.
b.
Berapa percepatan radian titik P pada roda A.
![]() |
21.
Roda muka suatu kereta mempunyai garis tengah 60 cm dan roda belakang 80
cm. Tentukanlah perbandingan antara kecepatan sudut roda muka dengan roda
belakang, jka kereta itu bergerak lurus beraturan (v = sama).
22.
Suatu roda gila berputar dengan membuat 210 putaran tiap menit.
Tentukanlah kecepatan linier suatu titik pada roda itu yang terletak 35 cm dari
titik pusat. Dan tentukan pula percepatan radial gerak titik itu (p
= 22/7).
23.
Sebuah ayunan konis (kerucut), panjang talinya 2 m dan massa
benda yang diikat pada ujung tali 1 kg. Benda mengayun pada bidang datar dengan
membuat lintasan berbentuk lingkaran. Tali dianggap lemas sekali dan beratnya
diabaikan; g = 10 m/det2.
Tentukan :
a.
Laju kecepatan linier benda agar
benda membuat lintasan lingkaran mendatar dengan jari-jari = 1m.
b.
Tegangan tali bila laju kecepatan
linier benda 4 m/det.
c.
Periode revolusi benda pada soal b.
d.
Sudut simpangan ayunan pada saat tali putus bila tegangan tali maksimum 25
N.
24.
Kecepatan anguler benda yang bergerak melingkar berubah beraturan setelah
bergerak 3 detik adalah 9 rad/s. Kecepatan anguler setelah bergerak 5 detik
adalah 13 rad/s. Berapakah kecepatan sudut awal benda dan berapakah percepatan
sudutnya?
25.
Suatu benda bergerak melingkar beraturan
dengan kecepatan sudut konstan 120 rpm (rotation per minutes) dan
jari-jari 6 meter dalam waktu 10 detik. Tentukan:
a.
Periode dan frekuensi gerak
b.
Sudut yang ditempuh selama itu.
c.
Kelajuan linier benda.
Glosarium
·
Frekuensi =
jumlah putaran yang dilakukan benda tiap satuan waktu.
·
Gerak
Melingkar = gerak dengan lintasan berbentuk lingkaran.
·
Gerak
Melingkar Beraturan = gerak melingkar dengan kelajuan konstan.
·
Gerak
Melingkar Berubah Beraturan = gerak melingkar dengan kelajuan selalu berubah.
·
Gaya
Sentripetal = gaya
yang selalu mengarah ke pusat lingkaran.
·
Jarak
Tempuh =jarak busur lingkaran yang ditempuh benda bergerak melingkar.
·
Kecepatan
Anguler = sudut yang ditempuh tiap satuan waktu.
·
Kecepatan
Linier / tangensial = jarak yang ditempuh tiap satuan waktu.
·
Percepatan
Anguler = kecepatan sudut tiap satuan waktu.
·
Percepatan
Linier / tangensial = kecepatan linier tiap satuan waktu.
·
Percepatan
Sentripetal = percepatan yang mengarah ke pusat lingkaran
·
Periode =
waktu yang diperlukan untuk melakukan satu putaran.
·
Pesawat
Sentrifugal = alat yang digunakan untuk melakukan gerak melingkar.
·
Radian =
salah satu satuan sudut yang digunakan dalam gerak melingkar.
·
Sudut
Tempuh = sudut yang ditempuh dalam gerak melingkar.
Indeks Subjeks Halaman
·
Frekuensi 132
·
Gerak
Melingkar 131
·
Gerak
Melingkar Beraturan 131
·
Gerak
Melingkar Berubah Beraturan 145
·
Gaya Sentripetal 143
·
Jarak
Tempuh 132
·
Kecepatan
Anguler 133
·
Kecepatan
Linier 133
·
Percepatan
Anguler 135
·
Percepatan
Linier 135
·
Percepatan
Sentripetal 137
·
Periode 132
·
Pesawat
Sentrifugal 148
·
Radian 132
·
Sudut
Tempuh 132
Indeks
Author Halaman
·
Alonso dan
Finn 135
·
Bueche 143
·
Sears dan
Zemansky 137
Daftar
Pustaka
Alonso, Marcelo & Edward J.
Finn (1992), Dasar-dasarFisika Universitas, Jakarta, Penerbit Erlangga.
Bueche, Frederick J. (1999),
Fisika edisi Kedelapan, Jakarta,
Penerbit Erlangga.
Sears,
Francis Weston & Mark W. Zemansky (1991), Fisika untuk Universitas 1,
Jakarta, Binacipta.
SOAL-SOAL TAMBAHAN UNTUK BAB 4 GERAK MELINGKAR
Soal Pilihan Ganda
36.
Dua
titik materi P dan Q melakukan gerak melingkar beraturan dengan jari-jari
lintasan sama besar. Periode P dan Q masing-masing 4 detik dan 2 detik. Maka
perbandingan kelajuan linier P dan Q adalah ...
- 2 : 1 c. 1 : 1 e. 1 : 4
- 4 : 1 d. 1 : 2
37.
Sebuah
mobil dengan kecepatan 72 km/jam melewati tikungan jalan berbentuk seperempat
lingkaran dengan jari-jari 800 m. Besar percepatan sentripetal yang dialami
mobil tersebut adalah ....
- 0,25 m/s2 c. 0,75 m/s2 e. 1,25 m/s2
- 0,50 m/s2 d. 1,00 m/s2
38. Sebuah benda bergerak melingkar berubah
beraturan diperlambat kecepatan sudut awal 10 rad/s dan perlambatan sudut yang dialami
benda 2 rad/s2. Bila jari-jari lingkaran 10
cm maka ....
- Sudut yang ditempuh selama geraknya 25 radian.
- Panjang lintasan yang ditempuh selama geraknya 250 cm.
- Perlambatan 20 cm/s2.
- Percepatan totalnya tidak menuju pusat lingkaran
Pernyataan yang benar adalah
....
- 1,2,3,4 c. 1,2 e. 2,4
- 1,2,3 d. 1,3
39. Roda A dan B bersinggungan di luar,
jari-jari roda A adalah 2 cm dan tiap menit roda berputar 20 kali, sedang roda
B tiap menit berputar 13 1/3 kali. Hal ini berarti
besar jari-jari roda B adalah ....
- 1,5 cm c. 3 cm e. 4 cm
- 2,5 cm d. 3,5 cm
40.
Kelajuan
partikel yang bergerak melingkar beraturan sebesar 2 m/s. Bila jari-jari
lingkaran 40 cm, maka periode partikel sebesar ....
- 0,2 Hz c. 0,4 Hz e. 4 Hz
- 0,2 p Hz d. 0,4 p Hz
41.
Sebuah
alat listrik memutar roda A yang berjari-jari 10 cm yang dihubungkan dengan
tali kawat dengan roda B yang berjari-jari 50 cm, jika kecepatan sudut A = 200 rad/s maka kecepatan sudut roda B
adalah ...
- 4 rad/s c. 20 rad/s e. 56 rad/s
- 5,6 rad/s d. 40 rad/s
42. Alat pemutar berputar 6000 putaran tiap
detiknya. Sebuah titik terletak 5 cm dari sumber putar. Besarnya kecepatan linier titik tersebut adalah ....
- 600 p m/s c. 1200 p m/s e. 6000 p m/s
- 800 p m/s d. 4600 p m/s
43. Sebuah kipas angin mempunyai jari-jari 50
cm, berputar dengan frekuensi tetap 360 rpm. Berdasarkan
data tersebut dapat disimpulkan
1.
kipas angin berputar dengan
kecepatan sudut 12 p rad/s
2.
kipas
angin bergerak melingkar berubah beraturan
3.
kipas angin bergerak melingkar
beraturan
4.
kipas angin berputar dengan
percepatan sudut 6 p rad/s2.
Kesimpulan yang benar adalah ....
- 1, 2 dan 3 c. 2 dan 4 e. 1, 2, 3 dan 4
- 1 dan 3 d. 4 saja
44.
Sebuah
roda berputar dengan kecepatan 120 rad/s keudian dihentikan dalam waktu 2 s.
Besar percepatan sudut adalah ....
- -2 p rad/s2 c. 60 rad/s2 e. 120 rad/s2
- 2 p rad/s2 d. -120 rad/s2
45. Seorang pengendara sepeda motor
mengelilingi suatu bundaran yang jari-jarinya 20 m dengan kelajuan 72 km/jam. Bila massa
total 20 kg. Maka gaya
sentripetalnya adalah ....
- 2000 N c. 3000 N e. 5194 N
- 2500 N d. 4000 N
46.
Sebuah
roda diameter 1 m berputar 30 putaran
per menit. Kecepatan linier suatu titik pada roda tersebut adalah ...
a.
0,5 p m/s c. 2p m/s e.
60p
b.
p m/s d.
30p m/s
p m/s d.
30p m/s
47.
Sebuah
benda bermassa 5 kg diikat dengan tali yang panjangnya 90 cm. kemudian diputar
vertikal dengan kelajuan tetap 3 m/s. Tegangan tali saat benda berada di titik
terbawah adalah (g = 10 m/s2)
c.
0 N c. 5 N e.
100 N
d.
3 N d. 15 N
48.
![]() |
Dua
buah roda masing-masing dengan jari-jari 6 cm dan 18 cm dihubungkan dengan tali
seperti pada gambar di atas. Jika roda yang besar berputar dengan kecepatan 24
rad/s roda yang kecil akan berputar dengan kecepatan sudut ....
- 18 rad/s c. 72 rad/s e. 108 rad/s
- 24 rad/s d. 82 rad/s
49.
Sebuah alat
penggulung benang layang-layang berjari-jari 10 cm. Layang-layang berada di
angkasa dengan panjang benang 0,942 km. Jika alat penggulung diputar dengan
kecepatan sudut tetap 10p rad s-1. Maka waktu yang diperlukan
untuk menggulung benang layang-layang tersebut adalah ...
- 0,5 menit c. 3 menit e. 10 menit
- 1 menit d. 5 menit
50.
Sebuah
roda gerinda berjari-jari 10 cm, digerakkan dengan tenaga listrik hingga
berputar dengan kecepatan sudut 8 rad/s. Kemudian listrik dipadamkan hingga
roda berhenti setelah 20 detik. Jarak linier yang ditempuh roda mulai saat
listrik dipadamkan hingga berhenti adalah ...
- 8 m c. 24 m e. 40 m
- 16 m d. 32 m
51. Sebuah mobil melewati sebuah jalan
berbukit dengan jari-jari kelengkungan 10 meter. Jika g = 10 ms-1,
maka kecepatan maksimum yang diperkenankan di puncak bukit supaya mobil tidak
melayang adalah ... (km/jam).
- 14,4 c. 54 m e. 144
- 36 d. 72
52.
Mobil
melewati jalan menikung yang jari-jarinya 50 m. Jika kelajuan mobil pada saat
itu adalah 36 km/jam, maka gaya sentripetal pada mobil tersebut adalah ...
- 200 N c. 2000 N e. 25920 N
- 720 N d. 2240 N
53.
Seorang
koboi sedang memutar sebuah bandul secara vertikal, jika massa bandul 2 kg,
panjang tali (jari-jari) 1 m. Percepatan gravitasi 10 ms2 dan kelajuan anguler
10 rad/s. Maka gaya tegang tali pada saat di titik terendah adalah
- 20 N c. 180 N e. 220 N
- 100 N d. 200 N
54. Baling-baling sebuah helikopter
berjari-jari 2 m. Selama 2 menit mampu mencapai kelajuan anguler 720 rad/s dari
keadaan diam. Berdasarkan data tersebut dapat
disimpulkan
1.
selama 2 menit percepatan
tangensial baling-baling adalah 12 m/s2.
2. selama 2 menit percepatan sentripetalnya
adalah 72 m/s2.
3. selama 2 detik percepatan sentripetalnya
adalah 288 m/s2.
4. selama 2 menit percepatan tangensialnya
adalah 144 m/s2.
Kesimpulan
yang benar adalah
- 1, 2, dan 3 c. 2 dan 4 e. 1, 2, 3, dan 4
- 1 dan 3 d. 4 saja
55.
Sebuah
sepeda mempunyai jari-jari gir depan, gir belakang dan roda belakang
masing-masing 10 cm, 5 cm dan 50 cm. Ketika sepeda dikayuh maka perbandingan
kecepatan linier gir depan dengan roda belakang adalah
- 1 : 2 c. 1 : 10 e. 10 : 1
- 1 : 5 d. 5 : 1
Soal
Uraian
26.
Titik
A dan B berangkat bersamaan dari P berlawanan arah di sebuah lingkaran dengan
kecepatan tetap. Jika kecepatan sudut A dan B masing-masing ½ p rad/s dan 1/6 p rad/s.
Tentukan waktu mereka bertemu.
27.
Sebuah benda m = 2 kg diikat dengan tali
diputar vertical dengan kecepatan 10 rad/s. Jika panjang tali 1 m tentukan
besar tegangan tali saat benda berada di titik tertinggi dan saat benda berada
di titik terendah.
28. Sebuah roda jari-jari 20 cm berputar
dengan kecepatan 240 rpm, kemudian di rem hingga berhenti dalam waktu 2p sekon. Tentukan
- percepatan sudut
- besar sudut yang ditempuh
- panjang lintasan yang ditempuh
29.
![]() |
Jika
R1 = 20 cm, R2 = 40 cm dan R3 = 30 cm, roda
pertama berputar dengan kecepatan 4 m/s. Tentukan
e.
kecepatan linier roda ke-2
f.
kecepatan sudut roda ke-2
g.
kecepatan linier roda ke-3
h.
kecepatan sudut roda ke-3
30.
Dalam sebuah mobil sumbu yang digerakkan dengan kecepatan
4800 rpm. Nyatakanlah kecepatan
sudutnya dengan rad/det.
31.
Sebuah roda berdiameter 2,4 m. Mula-mula berhenti dan
kemudian berputar dengan percepatan teratur hingga dalam waktu 20 detik
kecepatan sudutnya menjadi 100 rad/det. Tentukanlah percepatan sudutnya dan
sudut seluruhnya yang telah ditempuh oleh roda tersebut.
32.
Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan kecepatan
sudut tetap. Sumbu putaran ialah titik pusatnya. Selama 1 menit lempeng telah
berputar selama 300 kali. Berapa besar kecepatan linier suatu titik yang
jaraknya dari sumbu putaran 2 m.
33.
Sebuah roda dari keadaan diam setelah 15 detik kecepatan
sudutnya menjadi 30p rad/det. Karena berotasi
dipercepat beraturan. Berapa percepatan tangensial sebuah titik yang terletak
1,5 m dari sumbu putaran.
34.
Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan percepatan
sudut 5 rad/det2. Setelah
8 detik sudah berapa kali lempeng tersebut berputar.
35.
Roda A dan B mempunyai sumbu seporos. Roda B dan C
dihubungkan dengan ban. Jari-jari roda A = 40 cm. Jari-jari roda B = 20 cm dan
jari-jari roda C = 30 cm. Perputaran
roda C 30 put/menit.
a. Berapa kecepatan sudut roda A.
b. Berapa percepatan radian
titik P pada roda A.
![]() |
36.
Roda muka suatu kereta mempunyai garis tengah 60 cm dan roda
belakang 80 cm. Tentukanlah perbandingan antara kecepatan sudut roda muka
dengan roda belakang, jka kereta itu bergerak lurus beraturan (v = sama).
37.
Suatu roda gila berputar dengan membuat 210 putaran tiap
menit. Tentukanlah kecepatan linier suatu titik pada roda itu yang terletak 35
cm dari titik pusat. Dan
tentukan pula percepatan radial gerak titik itu (p = 22/7).
38.
Sebuah ayunan konis (kerucut), panjang talinya 2 m dan massa
benda yang diikat pada ujung tali 1 kg. Benda mengayun pada bidang datar dengan
membuat lintasan berbentuk lingkaran. Tali dianggap lemas sekali dan beratnya
diabaikan; g = 10 m/det2.
Tentukan :
a.
Laju kecepatan linier
benda agar benda membuat lintasan lingkaran mendatar dengan jari-jari = 1m.
b.
Tegangan tali bila
laju kecepatan linier benda 4 m/det.
c.
Periode revolusi benda pada soal b.
d.
Sudut simpangan ayunan pada saat tali putus bila tegangan
tali maksimum 25 N.
39.
Kecepatan anguler benda yang bergerak melingkar berubah
beraturan setelah bergerak 3 detik adalah 9 rad/s. Kecepatan anguler setelah
bergerak 5 detik adalah 13 rad/s. Berapakah kecepatan sudut awal benda dan
berapakah percepatan sudutnya?
40.
Suatu benda bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut konstan 120 rpm (rotation per minutes) dan jari-jari 6 meter dalam waktu 10 detik. Tentukan:
a.
Periode
dan frekuensi gerak
b.
Sudut yang ditempuh selama itu.
c.
Kelajuan
linier benda.
Langganan:
Komentar (Atom)
RSS Feed
Twitter

















